Undip dan Untag menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terpadu bagi mahasiswa kedua perguruan tinggi. Pelepasan peserta KKN itu dilaksanakan di gedung LPPM Undip, kampus Tembalang, baru-baru ini, dihadiri oleh pimpinan kedua perguruan tinggi. Ir Bambang Supriyadi MT dari tim operasional Undip menyampaikan, KKN terpadu dengan Untag tahun ini merupakan penyelenggaraan untuk kali kedua. Pada tahun ini KKN dilaksanakan di Kabupaten Kudus selama 35 hari.   Keberhasilan pada periode yang pertama, kata dia, menjadi pertimbangan dipilihnya Untag.

Perguruan tinggi itu dinilai memiliki dalam berbagai program pengabdian masyarakat, yang dinilai berhasil dan selalu “sustainable.” ’’Penggabungan potensi dan kekuatan yang ada di kedua perguruan tinggi (Undip dan Untag—Red) ini akan menjadi paduan atau sinergitas program yang lebih baik,’’ katanya.

Peran lembaga pengabdian masyarakat (LPM) tak boleh mandek di lingkup kegiatan akademik saja. LPM ditantang untuk berkiprah mengikuti perkembangan masyarakat di luar kehidupan kampus. Pernyataan tersebut dikemukakan Rektor Untag Dr Wijaya SH MHum didampingi Ketua LPM Untag Isnanto SH MH di sela-sela kegiatan bimbingan teknis (bintek) peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota DPRD Jatim di Hotel Horison, baru-baru ini.

”Program pengabdian masyarakat (PPM) adalah kegiatan penting di lingkungan pendidikan tinggi. Namun tak hanya sebatas hanya melaksanakan KKN atau banyak penyuluhan. Seiring dengan itu, kiprah LPM sebagai wadah pengabdian insan kampus perannya harus diperluas,” tutur Wijaya.

Kebangsaan Indonesia adalah sebuah ideologi besar yang diusung oleh para pendirinya, serta para civitas akademik yang sekarang terlibat di dalamnya, UNTAG Semarang bertekad membangun suatu idealisme pendidikan kebangsaan di tanah air dengan bangunan mental akademik yang berkarakter kokoh, UNTAG Semarang berusaha mencetak para alumni yang berkarakter Indonesia, yang tercermin dalam kinerja fakultas-fakultas dan program-program studinya, dan dimotori oleh Lembaga Penelitian (LEMLIT) UNTAG Semarang dan kebijakan aktualnya menyentuh langsung ke masyarakat melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UNTAG Semarang. LEMLIT UNTAG Semarang didukung oleh 7 (tujuh) Pusat Studinya, yaitu: Pusat Studi Anti Korupsi, Pusat studi Reformasi Pajak, Pusat Studi Tata Kelola Perusahaan, Pusat Studi Lingkungan Hidup, Pusat Studi Bahasa dan Tourism, Pusat Studi Kebijakan Publik Daerah dan Daerah Pedesaan, dan Pusat Studi Wanita.

Gempa yang terjadi di DIY dan sebagian wilayah Jateng setahun lalu, menewaskan hampir enam ribu jiwa, serta mengakibatkan 139.859 rumah rusak berat dan 468.149 rusak sedang dan ringan. Untuk meringankan penderitaan warga yang tertimpa musibah itu, Pemerintah Pusat melalui Bappenas bekerja sama dengan UNDP, Pemda, LSM, serta perguruan tinggi melakukan program pemulihan awal (ERA), dengan membangun kembali rumah-rumah penduduk yang mengalami kerusakan.

LPM Untag Semarang mendapat kepercayaan pemerintah berpartisipasi dalam program ERA di Desa Taji, kecamatan Prambanan, Klaten. Kegiatan utama di tempat itu, membangun rumah shelter, kerangka atap dan struktur lain, yang meliputi 9 RW, mencakup 125 penerima bantuan yang kondisi rumahnya roboh dan rusak berat. Prioritas utama bantuan ditujukan bagi keluarga tidak mampu dan kepala keluarga perempuan.

Kontak PMB

  • Kontak Person
  • No. HP: 081 7951 7204
  • WA: -
  • BBM: -
  • SMS Center: 085713883510

Kontak Universitas

  • Alamat: Jl. Pawiyatan Luhur Bhendan Duwur
  • No. Telp.: 024-8441771
  • WA: -
  • BBM: -
  • SMS Center: 085713883510

Lembaga Penelitian

  • Kontak Person:
  • No. HP:
  • WA: -
  • BBM: -
  • SMS Center: 085713883510

UPT Perpus

Nama : Arin Luthfiyah
Telp/HP : 087746487343
Email : arinluthfiyah@gmail.com
Fax : 024-8441772