e-learning

untag cloud data

SIMPEG

tracer studi

wawasan kebangsaan

SIM Peneliti

Untag Semarang bukan saja memiliki segudang doktor, namun memiliki mahasiswa berprestasi bertaraf internasional. Dia adalah Master Herman Andikara, wasit Taekwondo S Class WTF Internasional Referee sejak 1989 hingga sekarang.

Mahasiswa Fakultas Hukum Untag ini mengakui selama 42 tahun berkarier di Taekwondo, 28 tahun telah dipercaya menjadi wasit Taekwondo internasional,. Atas segudang prestasinya di dunia olah raga bela diri tersebut, dia pernah mendapat penghargaan dari Murti (Museum Rekor Dunia Taekwondo Indonesia) atas dedikasinya 25 tahun menjadi instruktur wasit nasional tak pernah putus.

“Hingga saat ini wasit Taekwondo S Class WTF di Indonesia hanya ada dua, Acen Tanuwijaya dan saya sendiri,” uar Herman di kampus Untag Bendan Duwur, kemarin.

Dia mengakui sejak kelas 5 SD sudah mulai belajar wushu (dulu dikenal kungfu), kemudaian belajar silat karate hingga memperolah sabut cokelat dan bergabung di Porki. Setelah berpengalaman di dunia karate, Andilantas berpindah ke Taekwondo, sekitar tahun 1975.

Herman yang sehari-harinya aktif sebagai Ketua Dewan Etik Hiswana Migas Semarang ini mengaku masuk Untag Semarang tahun 2014 mengambil Fakultas Hukum. “Saya mengambil ilmu hukum, karena wasit pasti bersinggungan dengan masalah hukum,” katanya.

Sebelum mendalami ilmu hukum di FH Untag, sekitar tahun 1975 Herman pernah masuk teknik sipil,  sampai tingkat tiga. Namun karena kesibukan membantu orang tuanya, jam kuliah terganggu dan akhirnya berhenti.” Y karena sibut, terpaksa kuliah berhenti. Namun alhamdulilah sekarang bisa kuliah lagi di Fakultas Hukum Untag. Semoga Oktober mendatang bisa ikut wisuda,” katanya.

Rektor Untag Dr. Suparno Msi mengaku bangga memiliki mahasiswa berprestasi di bidang olah raga, bahkan tingkat internasional. “Melalui prestasi yang dimilikinya, diharapkan bisa memberikan semangat dan bisa menular kepada mahasiswa yang lain,” kata Suparno.

Sebanyak 31 mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang menerima penghargaan atas prestasi akademi dan non akademi yang ditorehkan. Mereka terbukti mengharumkan nama kampus baik di tingkat lokal, nasional, bahkan mancanegara.

“Hal itu sebagai bentuk apresiasi tinggi diberikan beasiswa pendidikan untuk mereka,” tutur Rektor Untag Dr. Suparo di sela-sela penyerahan penghargaan di kampus Kompleks Pawiyatan Luhur Bendanduwur Gajahmungkur kemarin.

Forum itu sekaligus mengundang wakil rektor, dekan, bahkan guru besar dari berbagai fakultas sebagai bentuk penghormatan atas prestasi yang dicapai. Untag tidak menutup mata bagi mahasiswa yang lain. “Kami masih memiliki program Beasiswa Santunan Mahasiswa Yatim Piatu (Satu) Untag. Beasiswa itu membebaskan mereka dari semua biaya perkuliahan gingga sarjana,” kata dia.

Prestasi

Menurut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Harsoyo prestasi nonakademik yang diraih seperti Tim Bola Voli Putra Juara I Pekan Olah Raga Mahasiswa Tingkat Jateng. Disusul keberadaan mereka menjadi Duta Jateng di ajang Pekan Olah Raga Mahasiswa Tingkat Nasional (Pomnas) Oktober 2017 di Makasar.

Kemudian juga Juara Karate PON Bandung 2016. Selain itu untuk kegiatan akademik mencakup Juara I Lomba Debat Bahasa Tingkat Nasional di UNS dan Lolos Program The 2nd ASEAN Youth Initiative Empowerment 2017 yang diikuti delegasi 11 negara. Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada Bulan Agustus untuk makin mempertebal rasa kebangsaan.

Prosiding dan jurnal

 

   
     

Kontak PMB

  • Kontak Person
  • No. HP: 089 999 1 1717
  • WA: 089 999 1 1717
  • FB : https://www.facebook.com/UNTAG-Semarang
  • BBM: -
  • SMS Center: 85640385949

Kontak Universitas

  • Alamat: Jl. Pawiyatan Luhur Bhendan Duwur
  • No. Telp.: 024-8441771
  • WA: -
  • BBM: -
  • SMS Center: 085713883510

Lembaga Penelitian

  • Kontak Person:
  • No. HP:
  • WA: -
  • BBM: -
  • SMS Center: 085713883510

UPT Perpus

Nama : Arin Luthfiyah
Telp/HP : 087746487343
Email : arinluthfiyah@gmail.com
Fax : 024-8441772