======================================================================================================================

AWAS PENIPUAN !!! DISAMPAIKAN KEPADA SELURUH MAHASIWA UNTAG SEMARANG BAHWA UNTUK PEMBAYARAN BIAYA KULIAH SLIP RESMI DI KELUARKAN OLEH KAMPUS, TIDAK MELALUI SMS, TELEPHON ATAU SEJENISNYA

Forum halal bihalal di Kampus Universitas 17-8-1945 (Untag) tidak sekedar menjadi tempat bermaaf-maafan bagi seluruh civitas academica.

Lebih dari itu, juga menjadi ajang menguatkan rasa nasionalisme dan persatuan Tanah Air. Penceramah Ustadz Dr. Zainudin bahkan menggelorakan rasa kecintaan terhadap nusa dan bangsa itu, melalui kisah pewayangan.

“Tidak ada salahnya melalui momentum Idul Fitri 1438 H ikut diperkuat rasa cinta Negara. Selain itu tentunya juga mempertebal rasa keimanan dan syukur terhadap Allah Swt,” ungkapnya di Gedung Graha Kebansaan Untag, kemarin.

Acara itu sekaligus dihadiri Rektor Dr. Suparno, ketua Yayasan Pembina Pendidikan Untag Prof. Dr. Sarsintorini Putra, Guru Besar Prof Dr. Liliana Tedjosaputro serta Prof Dr. Stephanus Muryanto, hingga para dekan dari berbagai fakultas.

Forum itu ikut mengundang pengusaha, budayawan, dan tokoh lintas agama. Tanpa ketinggalan Guru Besar Universitas Dong A Busan Korsel Jackie Liem menjadi tamu undangan.

Jackie hadir di kampus itu berkenaan menandatangani naskah kerjasama antar universitas dengan Untag.

Contoh Kebaikan

Menurut Zainuddin, dalam pewayangan banyak kisah yang bisa diambil sebagai suri teladan. Tentunya, tanpa meninggalkan contoh kebaikan yang diajarkan Rasullullah, para nabi, dan sahabat sesuai ajaran agama Islam. Dia juga sempat menggambarkan karakter sejumlah tokoh pewayangan yang sangat menjunjung tinggi kebenaran, mencintai rakyat dan negaranya. Tokoh tersebut mulai dari Bimasena, Puntadewa, hingga Prabu Harjuna Sosrobahu. Sosok mereka bias dijadikan telakan  oleh masyrakat kampus yang kelak berkesempatan besar menjadi pemipin di berbagai bidang.

“Namun yang tak kalah penting jadilah pemimpin yang jujur. Untuk kepemimpinan yang jujur sosok yang tidak boleh dilupakan adalah Rasullullah Muhammad saw. Selain memahami arti keteladanan dari berbagai kisah wayang, tak boleh dilupakan teladan paling utama yakni Baginda Nabi,” tuturnya.

Fakultas Hukum Universitas 17-8-1945 (Untag) Semarang meluncurkan jurnal akademik yang diberi nama Ulrev di kampus Jalan Pemuda, baru-baru ini.

Peluncuran itu dilakukan oleh Rektor Dr Suparno, disaksikan Dekan FH Dr Edy Lisdiyono, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Untag Prof Dr Sarsintorini Putra, guru besar Prof Dr Liliana Tejosaputro, Wakil Rektor Giyah Yuliari, dan Ketua Tim Pengelola Jurnal Ulrev Dr Anggraeni Endah Kusumaningrum.

”Nama jurnal diambil dari singkatan Untag Law Review atau Ulrev. Tujuannya menjadi wadah pengembangan karya ilmiah para akademisi di lingkungan ilmu hukum. Tidak hanya untuk Untag karena jurnal ini sifatnya juga internasional,” tutur Edy Lisdiyono, usai acara peluncuran.

Di era global urusan menulis jurnal menjadi suatu kewajiban. Semua dosen bahkan mahasiswa S-2 dan S-3 harus memublikasikan hasil penelitian melalui jurnal terakreditasi nasional dan internasional.

Tantangan ini yang menjadi salah satu pendorong diluncurkannya Ulrev. ”Permenristekdikti No 20 Tahun 2017 mengenai Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor juga telah menegaskan hal itu.

Dosen dengan pangkat lektor kepala diwajibkan menulis jurnal paling sedikit tiga tulisan di jurnal nasional atau satu di jurnal internasional,” imbuhnya. Untuk itu keberadaan Ulrev diharapkan memberi sumbang saran terhadap peningkatan kualitas keilmuan khususnya di bidang hukum.

Animo Tinggi

Anggraeni menjelaskan animo untuk mengirim di jurnal yang baru diluncurkan ini juga sangat tinggi. Banyak penulis yang memberikan hasil karya namun tidak semua diterima. Pengelola menetapkan standar ketat untuk bisa tampil dalam Jurnal Volume I Edisi Mei 2017.

”Terdapat delapan tulisan yang telah diseleksi secara ketat. Selain dari Untag Dewan Editor Jurnal melibatkan dosen Universitas Hasanudin, Universitas Sriwijaya, Universitas Katolik Santo Thomas Medan, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, dan Universitas Bengkulu,”ujarnya.

Rektor Suparno mendorong fakultas lain di lingkungan Untag untuk juga menginisiasi penerbitan jurnal terakreditasi. Sebab, di era ini menjadi kebutuhan dosen memublikasikan karya tulisan dan penelitian yang telah dilakukan.

Sumber: http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/fh-untag-luncurkan-jurnal-ulrev/

BROSUR

Prosiding dan jurnal

 

   
     

Kontak PMB

  • Kontak Person
  • No. HP: 089 999 1 1717
  • WA: 089 999 1 1717
  • FB : https://www.facebook.com/UNTAG-Semarang
  • BBM: -
  • SMS Center: 85640385949

Kontak Universitas

  • Alamat: Jl. Pawiyatan Luhur Bhendan Duwur
  • No. Telp.: 024-8441771
  • WA: -
  • BBM: -
  • SMS Center: 085713883510

Lembaga Penelitian

  • Kontak Person:
  • No. HP:
  • WA: -
  • BBM: -
  • SMS Center: 085713883510

UPT Perpus

Nama : Arin Luthfiyah
Telp/HP : 087746487343
Email : arinluthfiyah@gmail.com
Fax : 024-8441772